Semenjak beberapa tahun ke belakang marak sekali penggunakaan ‘asap’ alternatif selain tembakau. Salah satu yang menggelora popularitasnya adalah ‘vaporizer’ atau ‘vaping’. Prinsip kerjanya tak perlu saya jabarkan karena di google sudah banyak sekali yang membahas, begitu pula dengan kandungan yang terdapat dalam liquid itu apa saja.

Yang ingin saya soroti adalah fenomena gempuran berita dari media-media nasional terhadap aktivitas vaping yang mengedepankan aspek BAHAYA, LARANGAN dan JAUHI walau dengan cara mengarang. Bahkan sebelum ada regulasi dari pemerintah pun, saya dengar sudah banyak terjadi razia terhadap toko-toko vaporizer. Seakan vaporizer adalah zat psikotropika berbahaya dan efeknya jauh lebih jahat dari rokok konvensional.

Menurut saya, orang yang mengatakan ‘VAPING lebih berbahaya daripada SMOKING’ bisa jadi karena kurangnya pengetahuan atau karena ada keinginan untuk menjerumuskan. Dalam beberapa pemberitaan disebutkan bahwa vaping  tak akan bisa menghentikan kebiasaan merokok, lha saya dan ratusan teman saya adalah contoh terdekat yang berhasil menjauh dari bakaran tembakau. Vaping bisa jadi bukan aktivitas yang 100% bebas bahaya, namun jelas dia berkali lipat lebih sehat dibandingkan dengan merokok tembakau.

Saya tak ingin suuzon terhadap media nasional yang sekarang rajin mengkampanyekan ‘bahaya dr vaping’ yang bahkan tanpa melakukan komparasi dengan rokok konvensional, sehingga perokok maupun calon perokok diharapkan tetap mendekati rokok. Banyak dugaan dari netizen bahwa berita-berita tersebut adalah pesanan. Kita ingat bahwa begitu meraksasanya bisnis tembakau menguasai pergerakan ekonomi kita, dari mulai pemanfaatan perkebunan, sumber daya alam, tenaga kerja hingga ke sektor pajak.

Walau dulunya tak dianggap sebagai ancaman signifikan, namun sekarang industri rokok tembakau mulai waspada dan melakukan action demi kelangsungan bisnisnya. Memang sih kita bisa sakit atau mati dengan beribu cara, tapi kita bisa berusaha lebih sehat dengan beribu cara juga. Perokok tak slalu sakit, non perokok tak juga slalu sehat, banyak aspek yang berperan. Kita cuma bisa berusaha dan mengetahui efeknya dari data dan statistik yang ada. Paling bagus sih tak merokok & vaping seperti halnya kalimat ‘paling bagus sih tak ada kemiskinan di dunia ini’

Advertisements