Kawasaki Z125 Ide Modif

Tags

, , , , ,

Motor mungil walau segmennya unik dan motornya ‘aneh’ namun memiliki penggemar yang berjibun di tanah air kita. Paling legendaris adalah tentu Honda Monkey,-nah belakangan kata ‘monkey’ bahkan menjadi istilah generik  buat mewakili genre motor mungil ini-.

ATPM yang bermain serius di segmen ini nampaknya hanya Kawasaki, kalau minat merk lain bisa dipesan via Importir Umum. Setelah beberapa tahun menggeluti motor roda kecil semacam KSR 110 & Dtracker 150 (ini termasuk mungil gak ya?), minggu kemarin (24/2/2016) Kawasaki menambahkan satu lagi artikel bertajuk Z125 Pro.375011644fb087af0300b10d7398f30a

Kesan pertama melihat Z125 nampak tak proporsional, semua serba mini bin bantet. Fueltank kecil & pendek, jok ngatung di angkasa, jarak sumbu roda dempet-dempetan dan yang nampak mengganggu penglihatan adalah motor ini seakan memiliki 2 frame yang bertumpuk. Hal lainnya nampak sudah bagus & ganteng pol sampai saya sempat naksir.

Karena saya gak jago ngurusin aspek teknis, maka saya hanya mau menyumbang ide bagi teman temin yang berniat meminang Z125 dan berminat untuk sedikit mengubah tampangnya agar lebih luwes dipandang dan sesuai dengan karakter pemakainya. Atas wangsit dari mimpi maka konsentrasi saya secara umum adalah;

  • Memanjangkan wheelbase
  • Memberikan kontur pada jok biar gak terkesan ngatung
  • Memberi kesan panjang pada fuel tank dengan memberikan panel pada jok dengan kulit sewarna fueltank.
  • Menambahkan striping sewarna body supaya tanki nampak lebih besar
  • Pemanis + bumbu lainnya

Utak atik sotosop nongolah dua ide:

Naked/Street FighterMonkey Z125 Naked

Adventure Wannabe 

Monkey Z125 Adv

 

Bagi teman yang terinspirasi, monggo diskusi dan eksekusi sama tukang jagal di daerah masing-masing. Kalau dipake jadi gak enak, jangan protes saya ya. Monggo kripik pedasnya gan!

Advertisements

Apakah Vaping Sejahat Itu?

Semenjak beberapa tahun ke belakang marak sekali penggunakaan ‘asap’ alternatif selain tembakau. Salah satu yang menggelora popularitasnya adalah ‘vaporizer’ atau ‘vaping’. Prinsip kerjanya tak perlu saya jabarkan karena di google sudah banyak sekali yang membahas, begitu pula dengan kandungan yang terdapat dalam liquid itu apa saja.

Yang ingin saya soroti adalah fenomena gempuran berita dari media-media nasional terhadap aktivitas vaping yang mengedepankan aspek BAHAYA, LARANGAN dan JAUHI walau dengan cara mengarang. Bahkan sebelum ada regulasi dari pemerintah pun, saya dengar sudah banyak terjadi razia terhadap toko-toko vaporizer. Seakan vaporizer adalah zat psikotropika berbahaya dan efeknya jauh lebih jahat dari rokok konvensional.

Menurut saya, orang yang mengatakan ‘VAPING lebih berbahaya daripada SMOKING’ bisa jadi karena kurangnya pengetahuan atau karena ada keinginan untuk menjerumuskan. Dalam beberapa pemberitaan disebutkan bahwa vaping  tak akan bisa menghentikan kebiasaan merokok, lha saya dan ratusan teman saya adalah contoh terdekat yang berhasil menjauh dari bakaran tembakau. Vaping bisa jadi bukan aktivitas yang 100% bebas bahaya, namun jelas dia berkali lipat lebih sehat dibandingkan dengan merokok tembakau.

Saya tak ingin suuzon terhadap media nasional yang sekarang rajin mengkampanyekan ‘bahaya dr vaping’ yang bahkan tanpa melakukan komparasi dengan rokok konvensional, sehingga perokok maupun calon perokok diharapkan tetap mendekati rokok. Banyak dugaan dari netizen bahwa berita-berita tersebut adalah pesanan. Kita ingat bahwa begitu meraksasanya bisnis tembakau menguasai pergerakan ekonomi kita, dari mulai pemanfaatan perkebunan, sumber daya alam, tenaga kerja hingga ke sektor pajak.

Walau dulunya tak dianggap sebagai ancaman signifikan, namun sekarang industri rokok tembakau mulai waspada dan melakukan action demi kelangsungan bisnisnya. Memang sih kita bisa sakit atau mati dengan beribu cara, tapi kita bisa berusaha lebih sehat dengan beribu cara juga. Perokok tak slalu sakit, non perokok tak juga slalu sehat, banyak aspek yang berperan. Kita cuma bisa berusaha dan mengetahui efeknya dari data dan statistik yang ada. Paling bagus sih tak merokok & vaping seperti halnya kalimat ‘paling bagus sih tak ada kemiskinan di dunia ini’

Berkarya Lewat Tablet Samsung Galaxy Note 10.1

Menggambar/melukis melalui media digital bukan hal baru bagi saya karena tuntutan pekerjaan saya dulu mengharuskannya untuk bergaul dengan software grafis. Ketika hadir tablet touch screen, saya membayangkan alangkah idealnya jika ada sebuah produk yg memiliki stylus sehingga saya bisa mengubur impian saya untuk memiliki Wacom Cintiq yang harganya cetar membahana.

Sejak awal saya berniat membeli tablet, saya sudah mengerucutkan pilihan bahwa tablet tersebut adalah;

  1. Harus memiliki resolusi optimal
  2. Harus memiliki stylus/pena sebagai bawaan tablet
  3. Presure sensitivity haruslah realistis
  4. Memiliki layar lebar

Lebih dari setahun lalu akhirnya dipilihlah Samsung Galaxy Note 10.1, apalagi setelah melihat beberapa review mengenai fitur-fitur serta strong points dari gadget ini. Terlebih stylus bawaannya ternyata buatan Wacom yang sangat pakar dalam produk ini, makin mantablah pilihannya. Setelah berhasil memilikinya, langsung deh searching software ilustrasi/sketsa yang populer. Mencoba beberapa jenis akhirnya saya nemu yang pas yaitu Autodesk Sketchbook Pro untuk tablet Android. Maka mulailah explore dan kembali berlatih melemaskan tangan.

Galaxy Note 10.1

Silahkan tilik beberapa hasil coretan saya yang masih sedikit ini.

Sketch18211232 830451_10200712371878851_1194997212_o MonFeb04140112ICT2013_zps1a3d2db9 Sketch1929562

Mentatto Anggraini

Sebenarnya sudah lama saya melakukan tatto pada Anggraini si M795 tunggangan saya, sekitar Januari 2013 namun baru terpikir untuk memosting sekarang. Tatto disini hanya istilah yang saya pakai untuk striping sticker.

M795 Red

Seperti kita ketahui Ducati Monster 795 versi merah adalah terlalu merah (menurut pendapat saya), karena tank cover, front fender, trellis frame dan seat cowl merah semua. Dasar ini yang membuat saya terpikir untuk sedikit mengurangi dominasi merah secara keseluruhan. Ganti warna? Big No, menurut saya ducati sebaiknya merah, sesuai corporate colornya. Solusi paling mudah dan murah adalah decals/sticker. Saya mulai dulu dengan desain pada foto yang saya comot dari mbah gugel, dan jadilah rancangan seperti ini.

Desain Tatto

Lalu saya minta tolong seorang teman untuk membuat cutting stickernya. Lapisan pertama adalah clear wrapping supaya jika sewaktu-waktu saya bosan akan memudahkan pelepasan stickernya. Baru lapisan kedua adalah tatto si Anggraini, dan jadilah seperti ini. Lumayan lah, sedikit mengurangi dominasi merah.

20130110_163702 20130112_094733 20130112_094805 20130112_094825 20130112_094840 20130112_094859 20130112_094941 20130112_095025 20130112_095129 20130112_095946 20130112_100651 20130113_150028

Nuova Ducati Monster 2014

Tags

, , , ,

Ducati Monster 2014 edit

2014 Nuova Ducati Monster (New Ducati Monster)

Sudah pernah lihat foto-foto Spy Shoot waktu Ducati mengetes calon spesies motor anyar bulan Juni 2013 lalu kan? (foto di bawah) Beberapa media memang secara gamblang menuliskan bahwa ini adalah the next Monster.

062513-2014-ducati-monster-1198-spy-photo-3 062513-2014-ducati-monster-1198-spy-photo-f ducati-monster-2014-3

Nah beberapa hari yang lalu saya tanpa sengaja browsing dan googling dengan keyword sesuatu (lupa) kok yang muncul malah foto Ducati Monster 2014 edisi tanpa topeng. Dilihat pada cover majalah tersebut, diasumsikan bahwa foto itu memang wajah asli si calon bayi monster.

Pertanyaannya kenapa Monster yang baru ini mirip Diavel?

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berbincang dengan Branch Manager Ducati Surabaya (sebelum issue New Monster muncul). Beliau menjelaskan sedikit filosofi penciptaan Diavel pada saya, bahwa sebenarnya Diavel pada awalnya didesain dengan filosofi sebagai The Big Monster. Namun sepertinya (asumsi saya) di tengah developmentnya dia sedikit berbelok haluan dan menjadi berwajah cruiser. Maka sepertinya sekarang dengan berbekal mesin dan kaki-kaki Diavel, Ducati kembali mengembangkan Big Monster dan bisa dilihat penampakannya pada foto paling atas.

Lalu kira-kira apa yang tersemat pada The New Monster ini?

Seperti ditulis oleh beberapa media bulan Juni kemarin, spesifikasi yang bisa diperkirakan adalah mesin akan sama dengan Ducati Diavel yaitu: Testastretta 11 derajat, 1198cc, Power 150 HP, menggunakan water cooler (radiator) + oil cooler. Selebihnya frame dan body yang samasekali baru, entahlah dengan headlightnya karena mirip sekali dengan headlight diavel.

Seandainya berat motor ini gak jauh dari monster series edisi sekarang, maka bisa dipastikan betapa besar sensasi dijambak setannya!

Foto diambil dari berbagai sumber & motociclismo.